• RSS tulisan gue

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS belajar tentang islam

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • arsip oecoep

  • facebook

  • pasang iklan anda disini

    adi ucup

    adi setiawan

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 6 other followers

  • jadikanlah kebaikan adalah hidupmu dan hidup mu adalah kebaikan

  • pengunjung

    • 83,449 orang
  • favourite

  • adioecoep

  • dapur adioecoep

  • hidup adalah perbuatan karena orang yang berbuat pasti adalah orang hidup ha…ha….ha

  • http://www.detik.com

  • tulisan teratas

  • paling banyak dibaca

  • almanak

    August 2009
    M T W T F S S
    « Jul   Sep »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • insan kamil

    be the stronger is better than cower

  • ucup ways

    isilah hidupmu dengan kebaikan karena itu yang akan menolongmu kelak di hari pembalasan

  • oecoep

    i am the man want to be insan kamil like my prophet Muhammad SAW

  • Flickr Photos

    More Photos
  • Fathurrahman

  • arsip

  • RSS berita update

  • RSS my another blog

    • Jangan pelihara benci sahabatku ! 24 April 2009
      Jangan Pelihara Rasa Benci dikutip dari portal COP Suatu hari, ketika Nabi saw sedang berkumpul dengan para sahabat di dekat ka’bah, seorang lelaki asing lewat di hadapan mereka. Setelah lelaki itu berlalu, Nabi berujar kepada para sahabat, ”Dialah ahli surga.” Dan hal itu dikatakannya sampai tiga kali. Atas pernyataan Nabi tersebut, timbul penasaran di kala […]
      adi setiawan
    • kunci hati 20 April 2009
      Kunci Hati Senin, 20 April 09 – oleh : admin | 88 x dibaca Pada zaman dulu, ada seorang pesulap bernama Houdini yang sangat ternama dan memiliki ketrampilan yang istimewa, dia bisa membuka kunci serumit apapun juga dalam waktu yang sangat singkat, dan selama ini tidak pernah gagal. Dia pernah menetapkan sebuah target yang penuh […]
      adi setiawan
    • Masuk yang manakah kita? 16 April 2009
      Masuk yang manakah kita? Dalam hidup yang amat sederhana dan singkat ini banyak sekali kejadian-kejadian di sekeliling kita yang hampir setiap hari terjadi, baik yang sifatnya positif maupun negatif, namun manusia sebagai makhluk yang sempurna dibandingkan makhluk lainnya, sepertinya tidak mau memikirkan apalagi menghayatinya. Apakah kita yang termasuk di da […]
      adi setiawan
    • pelajaran hidup dari seorang filsup 8 April 2009
      Pelajaran Hidup Dari Socrates Beberapa murid dari filosof barat kuno Socrates pernah meminta pendapat Socrates tentang hakekat kehidupan manusia. Socrates membawa mereka ke pinggir sebuah hutan buah, berpesan kepada mereka, “Kalian masing-masing berjalanlah menelusuri barisan pohon-pohon buah ini, berjalan dari ujung yang satu ke ujung yang lainnya, setiap o […]
      adi setiawan
    • Pak Shaleh dan orang shaleh 8 April 2009
      SALEH DAN MALU oleh Mohammad Sobary Beruntung, saya pernah mengenal tiga orang saleh. Ketiganya tinggal di daerah yang berbeda, sikap dan pandangan agamis mereka berbeda, dan jenis kesalehan mereka pun berbeda. Saleh pertama di Klender, orang Betawi campuran Arab. Ia saleh, semata karena namanya. Orang menyukainya karena ia aktif siskamling meskipun bukan pa […]
      adi setiawan
    • The Power of Ikhlas 6 April 2009
      The Power of Ikhlas ALKISAH, di sebuah desa hiduplah seorang ulama yang sangat disegani,meski secara ekonomi hidupnya pas-pasan. Dia berusaha mengajak penduduk di sekitarnya untuk menyembah Tuhan dengan meninggalkan tradisi dan kepercayaan lama yang suka menyembah gunung dan pohonpohon besar.Penduduk desa meyakini gunung dan pohonpohon besar memiliki kekuata […]
      adi setiawan
    • Suami Dambaan Para Bidadari 6 April 2009
      Suami Dambaan Para Bidadari Oleh: Aidil Heryana, S.Sosi Suami Dambaan Bidadari dakwatuna.com – “Aku benar-benar melihat malaikat sedang memandikan Hanzhalah di antara langit dan bumi dengan air dari awan dalam sebuah tempat besar terbuat dari perak.” Sahabat Urwah ra menegaskan kesaksiannya tentang kesyahidan Hanzhalah di perang Uhud. Mekkah menggelegak terb […]
      adi setiawan
    • Sepucuk “Hidayah” Buat Seorang Sahabat 6 April 2009
      Sepucuk “Hidayah” Buat Seorang Sahabat Oleh: Aidil Heryana, S.Sosi dakwatuna.com – “Celakalah Khalid. Semoga tuhan Romawi melaknatnya.” Sumpah serapah itu keluar dari mulut Argenta seraya menarik tali kekang kudanya meninggalkan medan perang yang masih berdebu. Samar-samar terlihat ribuan tentara Romawi mulai mengambil langkah seribu. Argenta masih terengah- […]
      adi setiawan
    • ketegaran seorang istri 24 March 2009
      perempuan yg sabar
      adi setiawan
    • kisah sedih 24 March 2009
      buat orang tua untuk bagaimana blajar mendidik anak
      adi setiawan
  • RSS asalusil.com

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Beberapa Sebab yang Dapat Melunakkan Hati Anda


Beberapa Sebab yang Dapat Melunakkan Hati Anda
Sabtu, 15 Agustus 09 – oleh : agung nugroho | 140 x dibaca

Beberapa Sebab yang Dapat Melunakkan Hati Anda

1. Takut akan datangnya kematian secara tiba-tiba sebelum taubat.
2. Takut tidak dapat menunaikan hak-hak Allah secara sempurna.
Sesungguhnya
hak-hak Allah itu pasti akan dimintai pertanggungjawabannya.
3. Takut tergelincir dari jalan yang lurus, dan berjalan di atas jalan
kemaksiatan dan jalan syetan.
4. Takut memandang remeh atas banyaknya nikmat Allah kepada diri Anda.
5. Takut akan balasan siksa yang segera di dunia, karena maksiat yang
Anda
lakukkan.
6. Takut terbongkarnya aib, akibat perbuatan buruk yang Anda lakukan.
7. Takut mengakhiri hidup dengan su’ul khatimah.
8. Takut menghadapi sakaratul maut dan sakitnya sakaratul maut.
9. Takut menghadapi pertanyaan malaikat Mungkar dan Nakir di alam
kubur.
10. Takut akan azab dan kedahsyatan di alam kubur.
11. Takut menghadapi pertanyaan hari kiamat atas dosa besar dan dosa
kecil.
12. Takut melewati titian shirath yang tajam. Sesungguhnya titian
shirath
itu lebih halus dari rambut dan lebih tajam dari pedang.
13. Takut menghadapi siksa yang sangat pedih.
14. Takut dijauhkan dari jannah, tempat kenikmatan yang abadi.
15. Takut dijauhkan dari memandang wajah Allah.
16. Anda harus mengetahui dosa dan aib Anda.
17. Ma’rifah Anda kepada Allah yang Anda rasakan siang dan malam sedang
Anda
tidak bersyukur.
18. Takut tidak diterima amalan dan ucapan Anda.
19. Takut bahwa Allah tidak akan menolong dan membiarkan Anda sendiri.
20. Kekhawatiran Anda menjadi orang yang tersingkap aibnya pada hari
kematian dan pada saat mizan ditegakkan.
21. Hendaknya anda menyerahkan urusan diri Anda, anak-anak Anda,
keluarga,
suami, dan harta Anda kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan janganlah
bersandar dalam memperbaiki urusan ini kecuali hanya kepada Allah.
22. Sembunyikanlah amal-amal Anda dari sifat riya’ ke dalam hati Anda,
seringkali sifat riya’ itu memasuki hati Anda sedang Anda tidak
merasakannya. Hasan al-Bashri Rahimahullah pernah berkata,
”Berbicaralah
wahai engkau diri, dengan ucapan orang shalih yang qona’ah lagi ibadah.
Sedang engkau mengerjakan amalan orang fasik dan riya’. Demi Allah, ini
bukan sifat orang yang mukhlish.
23. Jika Anda ingin sampai pada derajat ikhlas, maka hendaknya akhlakmu
seperti akhlak seorang bayi yang tidak peduli orang yang memujinya dan
mencacinya.
24. Hendaknya Anda memiliki sifat cemburu ketika larangan Allah
dilecehkan.
25. Ketahuilah bahwa amal shalih namun dengan sedikit dosa lebih
disukai
Allah dari pada amal shalih yang banyak namun diiringi dengan dosa yang
banyak pula.
26. Ingatlah setiap Anda sakit bahwa Anda telah istirahat dari dunia
dan
akan menuju akhirat dan akan menemui Allah dengan amalmu yang buruk.
27. Hendaknya ketakutan Anda kepada Allah menjadi jalanmu menuju Allah
selama Anda sehat.
28. Setiap Anda mendengar kematian seseorang, maka perbanyaklah
mengambil
pelajaran dan nasihat. Dan jika Anda menyaksikan jenazah, maka
bayangkanlah
bahwa Anda yang sedang dihasung.
29. Hati-hatilah menjadi orang yang mengatakan bahwa Allah menjamin
rizki
kita sedang hatinya tidak tentram kecuali dengan adanya sesuatu yang ia
kumpulkan. Dan menyatakan bahwa sesungguhnya akhirat itu lebih baik
dari
dunia, sedang kita mengumpulkan harta dan tidak menginfakkannya
sedikitpun,
dan mengatakan bahwa kita pasti mati padahal dia tidak pernah ingat
mati.
30. Lihatlah dunia dengan pandangan i’tibar (penuh mengambil pelajaran)
bukan dengan pandangan mahabbah (rasa cinta) kepadanya dan sibuk dengan
perhiasannya.
31. Ingatlah bahwa Anda sangat tidak kuat menghadapi cobaan dunia.
Lantas
apakah Anda sanggup menghadapi panasnya api neraka jahannam?
32. Diantara akhlak sesama mukminah adalah menasihati sesama mukminah.
33. Jika Anda melihat orang yang lebih besar dari Anda maka muliakanlah
ia
dan katakanlah, ”Anda telah mendahului saya dalam Islam dan amal
shalih,
maka dia jauh lebih baik di sisi Allah.” Sedangkan jika melihat orang
yang
lebih muda usianya, maka katakanlah kepadanya, ”Anda keluar ke dunia
setelah saya, maka dia lebih sedikit dosanya dari saya dan dia lebih
baik
dari saya di sisi Allah.”


Diketik ulang dari: 500 Nashihah lil Mar’ah Muslimah, Fathi Majdi
As-Sayyid.
Edisi Indonesia: Nasehat kepada para Muslimah. Penerjemah: Muzaidi
Hasbullah, Lc., dkk. Penerbit: Pustaka Arafah, Solo. Cet. I: April
2001/Muharram 1422 H, hal.96-100

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: