• RSS tulisan gue

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS belajar tentang islam

    • Romantisme Analog Kodak 13 January 2016
        Saat ini hidup kita semakin dimudahkan dengan digitalisasi di hampir semua bidang, namun terkadang ada kerinduan akan barang-barang analog, seperti film, kaset, dll. Produsen-produsen produk elektronik saat ini banyak memanfaatkan event-event besar untuk meluncurkan poduknya seperti event MWC yang banyak diisi produsen handphone dan CES yang digunakan berb […]
      admin
    • Bedol Desa Bisnis Otomotif 17 December 2015
      Indonesia pada 2014 berbangga dengan penjualan mobil yang jauh melewati satu juta unit, sebuah angka psikologis yg dulu susah sekali ditembus. Motor lebih digdaya lagi dengan penjualan mendekati delapan juta unit. Di tahun 2015, penjualan agak turun, mungkin karena kondisi ekonomi yg agak menurun. Kalau di jaman dulu DP dinaikkan pemerintah untuk menghindari […]
      admin
    • Penerimaan Produk Unik 6 December 2015
      Sering enterpreneur merasa perlu memberi faktor unik ketika meluncurkan suatu produk. Wajar, kita merasa bahwa dengan keunikan inilah produk akan bisa menjual dirinya sendiri. Akan tetapi semakin unik produk, semakin besar pula peluang gagalnya kaeena pasar perlu diedukasi mengenai produk dari nol, walaupun jika produk tersebut sukses, akan menjadi mercusuar […]
      admin
    • Kerja Keras 30 December 2014
      Saya setiap hari bekerja di 3 bidang dengan kebutuhan yang berbeda-beda, 1 bidang kecermatan, yang lainnya skill, dan ada juga yang murni kerja fisik. Rutinitas dimulai sekitar jam 8-9 dan berakhir sekitar jam 22-24 setiap harinya. Hingga suatu hari, saking capeknya pernah bikin status “7-24, 7 days a week, my dreams worth the sweat”, ada … Continue reading […]
      admin
    • Makin Hangatnya Perusahaan & Makin Dinginnya Persahabatan 29 December 2014
      Beberapa hari yang lalu kebetulan saya berulangtahun, kebetulan sejak saya sangat kecil, orang tua selalu mendidik untuk tidak merayakan ulang tahun karena beberapa hal seperti pola hidup sederhana, tidak diajarkan dalam agama, tidak ada manfaatnya, dll. Jadilah saya sampai seumur ini belum pernah sekalipun merayakan ulang tahun & tidak pernah juga meras […]
      admin
    • Gelar Gr untuk Guru 4 March 2014
      Akhir-akhir ini, dunia pendidikan Indonesia cukup ramai dengan wacana gelar Gr untuk tenaga pengajar. Gelar Gr ini sendiri adalah gelar profesi tenaga pendidik yg didapat setelah menempuh pendidikan profesi selama 1 tahun. Pendidikan profesi ini bisa ditempuh oleh sarjana pendidikan maupun ilmu non-pendidikan asal masih satu rumpun ilmu, misal sarjana sastra […]
      admin
    • Mengunjungi Masternya Manajemen Operasi 28 November 2013
      Beberapa saat lalu, saya dikenalkan buku The Toyota Way oleh salah satu mentor bisnis saya pakwandi, telat ya, better be late than never they say.
      admin
    • Decoy Effect 18 November 2013
      Buat temen-temen yang berkecimpung di dunia marketing, tentu sudah tidak asing lagi dengan decoy effect. Decoy effect digunakan untuk merespon ketidakrasionalan calon pembeli yang bisa diprediksi. kalau ada penawaran harddisk (HD) dengan spesifikasi : A B Harga $400 $300 Kapasitas 30GB 20GB Maka pembeli akan cenderung terbagi dua, sebagian pembeli akan membe […]
      admin
    • Berbisnis dengan Ilmu 5 May 2013
      Saat ini, di Indonesia, sedang menggejala virus enterpreneur. hal yang sangat bagus, dengannya insyaAllah akan semakin maju perekonomian suatu bangsa. Bangsa ini tidak bisa selamanya bertumpu pada SDA-nya, akan tetapi harus dipompa oleh SDM-SDM yang unggul di semua lini, baik dari sains, engineering, pendidikan, kesehatan, dan tentu finansial yang digerakkan […]
      admin
    • Fleksibilitas dalam Marketing 18 April 2013
      Kemaren, saat tengah asik menjahit, tiba-tiba salah satu rekan kerja menghampiri dan mengatakan ada yg ingin ketemu. Benerin baju, pasang muka ganteng, lalu keluar workshop. Pas keluar ternyata ada mas-mas usia 20an awal dengan baju rapi dan mata berbinar penuh semangat menatap masa depan #nguk, menyalami dengan penuh antusias. Setelah memperkenalkan diri, t […]
      admin
  • arsip oecoep

  • facebook

  • pasang iklan anda disini

    adi ucup

    adi setiawan

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 5 other followers

  • jadikanlah kebaikan adalah hidupmu dan hidup mu adalah kebaikan

  • pengunjung

    • 103,646 orang
  • favourite

  • adioecoep

  • dapur adioecoep

  • hidup adalah perbuatan karena orang yang berbuat pasti adalah orang hidup ha…ha….ha

  • http://www.detik.com

  • tulisan teratas

  • paling banyak dibaca

  • almanak

    October 2009
    M T W T F S S
    « Sep   Nov »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • insan kamil

    be the stronger is better than cower

  • ucup ways

    isilah hidupmu dengan kebaikan karena itu yang akan menolongmu kelak di hari pembalasan

  • oecoep

    i am the man want to be insan kamil like my prophet Muhammad SAW

  • Flickr Photos

  • Fathurrahman

  • arsip

  • RSS berita update

  • RSS my another blog

    • Jangan pelihara benci sahabatku ! 24 April 2009
      Jangan Pelihara Rasa Benci dikutip dari portal COP Suatu hari, ketika Nabi saw sedang berkumpul dengan para sahabat di dekat ka’bah, seorang lelaki asing lewat di hadapan mereka. Setelah lelaki itu berlalu, Nabi berujar kepada para sahabat, ”Dialah ahli surga.” Dan hal itu dikatakannya sampai tiga kali. Atas pernyataan Nabi tersebut, timbul penasaran di kala […]
      adi setiawan
    • kunci hati 20 April 2009
      Kunci Hati Senin, 20 April 09 – oleh : admin | 88 x dibaca Pada zaman dulu, ada seorang pesulap bernama Houdini yang sangat ternama dan memiliki ketrampilan yang istimewa, dia bisa membuka kunci serumit apapun juga dalam waktu yang sangat singkat, dan selama ini tidak pernah gagal. Dia pernah menetapkan sebuah target yang penuh […]
      adi setiawan
    • Masuk yang manakah kita? 16 April 2009
      Masuk yang manakah kita? Dalam hidup yang amat sederhana dan singkat ini banyak sekali kejadian-kejadian di sekeliling kita yang hampir setiap hari terjadi, baik yang sifatnya positif maupun negatif, namun manusia sebagai makhluk yang sempurna dibandingkan makhluk lainnya, sepertinya tidak mau memikirkan apalagi menghayatinya. Apakah kita yang termasuk di da […]
      adi setiawan
    • pelajaran hidup dari seorang filsup 8 April 2009
      Pelajaran Hidup Dari Socrates Beberapa murid dari filosof barat kuno Socrates pernah meminta pendapat Socrates tentang hakekat kehidupan manusia. Socrates membawa mereka ke pinggir sebuah hutan buah, berpesan kepada mereka, “Kalian masing-masing berjalanlah menelusuri barisan pohon-pohon buah ini, berjalan dari ujung yang satu ke ujung yang lainnya, setiap o […]
      adi setiawan
    • Pak Shaleh dan orang shaleh 8 April 2009
      SALEH DAN MALU oleh Mohammad Sobary Beruntung, saya pernah mengenal tiga orang saleh. Ketiganya tinggal di daerah yang berbeda, sikap dan pandangan agamis mereka berbeda, dan jenis kesalehan mereka pun berbeda. Saleh pertama di Klender, orang Betawi campuran Arab. Ia saleh, semata karena namanya. Orang menyukainya karena ia aktif siskamling meskipun bukan pa […]
      adi setiawan
    • The Power of Ikhlas 6 April 2009
      The Power of Ikhlas ALKISAH, di sebuah desa hiduplah seorang ulama yang sangat disegani,meski secara ekonomi hidupnya pas-pasan. Dia berusaha mengajak penduduk di sekitarnya untuk menyembah Tuhan dengan meninggalkan tradisi dan kepercayaan lama yang suka menyembah gunung dan pohonpohon besar.Penduduk desa meyakini gunung dan pohonpohon besar memiliki kekuata […]
      adi setiawan
    • Suami Dambaan Para Bidadari 6 April 2009
      Suami Dambaan Para Bidadari Oleh: Aidil Heryana, S.Sosi Suami Dambaan Bidadari dakwatuna.com – “Aku benar-benar melihat malaikat sedang memandikan Hanzhalah di antara langit dan bumi dengan air dari awan dalam sebuah tempat besar terbuat dari perak.” Sahabat Urwah ra menegaskan kesaksiannya tentang kesyahidan Hanzhalah di perang Uhud. Mekkah menggelegak terb […]
      adi setiawan
    • Sepucuk “Hidayah” Buat Seorang Sahabat 6 April 2009
      Sepucuk “Hidayah” Buat Seorang Sahabat Oleh: Aidil Heryana, S.Sosi dakwatuna.com – “Celakalah Khalid. Semoga tuhan Romawi melaknatnya.” Sumpah serapah itu keluar dari mulut Argenta seraya menarik tali kekang kudanya meninggalkan medan perang yang masih berdebu. Samar-samar terlihat ribuan tentara Romawi mulai mengambil langkah seribu. Argenta masih terengah- […]
      adi setiawan
    • ketegaran seorang istri 24 March 2009
      perempuan yg sabar
      adi setiawan
    • kisah sedih 24 March 2009
      buat orang tua untuk bagaimana blajar mendidik anak
      adi setiawan
  • RSS asalusil.com

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Kematian Adalah Pasti, Bersiaplah


Kematian Adalah Pasti, Bersiaplah

oleh Fery Ramadhansyah

Pujangga pernah berkata; “Allah swt. telah menetapkan umur kehidupan di pentas bumi bagi seluruh makhluk. Siapapun tidak dapat menambah atau mengurangi jatahnya. Kehidupan Anda adalah tarikan nafas yang terhitung jumlahnya. Setiap berlalu sekali tarikan, terkurangi pula bilangannya. Kematian adalah pintu, setiap orang pasti melaluinya. Sungguh gaib apa yang terdapat di belakang pintu itu.”

Genap sebulan keberadaanku di tanah air. Medan, nama yang selalu kubayangkan semasa belajar di negeri orang. Enam tahun lamanya aku berpisah, dan sekarang aku kembali ke kota kelahiranku, tempat aku bermain dan dibesarkan. Sungguh kerinduanku sangat mendalam, tatkala melihat orang-orang kucintai, ada dihadapan. Tiga orang adik yang sudah besar-besar dan dua orang tua yang kian bertambah usia.

Enam tahun, adalah waktu yang cukup lama dan pasti banyak yang berubah. Si bungsu, dulu semasa keberangkatanku menuju Mesir, ia kutinggalkan masih SD, dan sekarang sudah ‘Aliyah (SLTA). Tinggi badannya pun melebihiku.

Kalau tadi si Kecil, di sisi lain kulihat bapakku yang kian menua. Guratan lelah yang mengukir di wajahnya, tubuh yang dulu gemuk kian menyusut, adalah bukti pergulatannya dengan masa. Namun, ya begitulah. Kebahagian itu membuncah sebab kehadiranku sebagai anak tertua melengkapi suasana ramadhan, meskipun di ujung penghabisan. Ya, aku tiba lima hari sebelum hari kemenangan itu datang. Sehingga hadirnya diriku di tengah keluarga, seolah mengisi kekosongan keceriaan yang sempat hilang selama enam tahun silam.

Kebahagian itu memang indah. Penuh canda dan tawa. Suka cita dan riak soraya saling bersahutan, mengenang masa lalu yang pernah ada. Kisah dan cerita pun diadu, mengenang bagaimana kami dahulu. Namun, seketika di tengah masa-masa keceriaan itu, kata-kata bapak begitu menghenyuhkan perasaanku. Tengah bergegas berangkat ke tempat kerjanya, Bapak berpesan agar aku ziarah ke makam nenek. Nenek yang selalu memanggilku dengan sebutan kecil Didon, dulu begitu menyayangiku. Hingga keberangkatanku, ia sempat mengantarkanku dengan doa.

Nenek meninggal dunia setelah kepulangannya dari tanah suci. Sedari berangkat menuju baitullah, nenek sudah sakit-sakitan. Berbagai obatpun dikonsumsi agar tubuhnya tetap sehat dan memungkinkan ia berangkat ke tanah suci. Beberapa kali ia juga sempat dibawa ke rumah sakit. Setelah melalui perawatan intensif, akhirnya pada saat berangkat, pihak kesehatan haji, mengizinkannya untuk terbang ke kota kelahiran nabi Muhammad tersebut.

Sebulan berlalu, jemaah kembali ke tanah air. Dan rombongan jemaah haji itupun bersama dengan nenek. Selang beberapa hari tiba di tanah air, ia kembali dilarikan ke rumah sakit. Sewaktu dirawat, aku yang ketika itu masih di negeri seribu menara, sering menghubunginnya. Masih terngiang di telinga ketika ia memintakanku membaca beberapa ayat al quran. Walau hanya melalui telepon, kubacakan ayat-ayat itu di telingannya. Hingga lepas bacaan itu kuperdengarkan, kami sempat bercengkrama. Dan tawanya pun terdengar disambut oleh tawa kecil famili yang tengah berada di ruang rawat tersebut. Itulah akhir aku mendengar suaranya. Karena ia dipanggil Allah, pada tahun akhirku belajar di universitas Al azhar.

Ya, berziarah kekuburan nenek memang sudah seharusnya. Itu bukan sekedar tanda hormatku, tapi lebih dari itu. Tradisinya, kita di Indonesia berziarah ketika memasuki bulan ramadhan. Tapi, bagiku meski sudah di bulan Syawal, dan bertepatan awal kedatanganku kembali di tanah air, maka sebagai yang muda haruslah menaruh hormat kepada yang lebih tua.

Kematian itu pasti adanya, setidaknya perintah ziarah kubur yang dianjurkan oleh rasul kepada kita bertujuan agar kita lebih mengingat mati. Cukuplah kematian itu menjadi pelajaran bagi kita. Karena mengingat mati bisa menyadarkan kita kembali. Untuk apa kita diciptakan dan bila-bila masanya, kita akan kembali pada zat yang Maha Menciptakan.

Satu ketika, salah seorang teman pernah bercanda kepada saya. Saat kami melintasi kompleks perumahan, ia sontak berkomentar; inilah perkampungan masa depan kita. Ujarnya tanpa menunjuk arah mana yang dimaksud. Saya kira, ia ingin menunjukkan bahwa kompleks perumahan itu adalah contoh tempat tinggal yang ideal untuk kami diami. Tapi, ternyata bukan. Lihat susunan nisan itu, tertata rapih berbaris menjadi saksi bisu terhadap kemegahan rumah-rumah yang berada tidak jauh darinya. Ujarnya sambil menatap areal pemakaman depan kompleks perumahan.

Assalamu’alaikum ya ahlal qubur wa nahnu insya allahu lahiqun, Keselamatan atas kamu semua wahai penghuni qubur, dan kami insya allah akan menyusul. Beginilah doa yang dianjurkan bagi kita ketika memasuki pemakaman. Ini artinya apa, bahwa kematian adalah isyarat bagi kita untuk bersiap-siap menuju satu fase kehidupan yang disebut alam barzakh. Inilah mengapa berziarah itu di anjurkan. Dan bukan orang yang telah terkubur, adalah seluruh jiwa raganya telah tiada. Tidak, bahkan jiwanya senantiasa hidup dan itulah yang akan dikembalikan menghadap Allah.

Dalam salah satu khutbahnya, Sayyidina Ali berkata: “Maut bagaikan hanya keniscayaan bagi selain kita. Hak di dunia ini bagaikan hanya wajib terhadap selain diri kita. Ketika kita mengantar jenazah, kita bagaikan mengantar siapa yang segera akan kembali menemui kita. Kita meletakkan mereka di kuburan mereka, kita makan warisan mereka, bagaikan kita akan kekal selama-lamanya. Kita telah melupakan semua peringatan, dan merasa aman dari semua petaka, padahal kita hanya bertamu di dunia ini, dan apa yang kita miliki hanya pinjaman yang harus dikembalikan.”

Allah swt berfirman: “Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.. (QS:4:78)

Bersiaplah, dan sebaik-sebaik persiapan untuk satu ini adalah taqwa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: